Cara Menanam Tomat – Tomat merupakan jenis buah yang banyak digunakan dalam masakan, karena sering digunakan dalam masakan banyak yang menganggapnya sebagai sayuran. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah, hal ini karena tomat sendiri dapat dikonsumsi dengan cara dimasak maupun dimakan secara langsung.
Di pasaran sendiri tomar merupakan komoditas yang banyak dicari, pada masakan tomat akan memberikan warna merah segar alami. Selain itu tomat juga dapat memberikan kesan segar pada masakan. Karena banyak digunakan tentu tidak ada salahnya bila Anda mencoba membudidayakannya sendiri.
Bila Anda berniat untuk menanam tomat sendiri maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, secara umum berikut adalah cara menanam tomat :
Cara Menanam Tomat
A. Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan pada tanaman tomat pada umumnya sama halnya dengan jenis tanaman lain, tomat dapat ditanam pada lahan bedeng atau lahan biasa. Namun yang akan dibahas disini adalah cara menanam tomat pada lahan bedengan :
Buatlah lahan bedeng seperti pada lahan bedeng untuk tanaman
yang lainnya
Buatlah lubang pada plastik mulsa pada sisi kanan dan sisi
kiri yang digunakan untuk menanam benih tomat
Buatlah jarak antar lobang yaitu sekitar 15 cm hingga 20 cm,
jarak yang tidak terlalu dekat bermanfaat untuk pertumbuhan akar tanaman dengan
bebas di dalam tanah
Buatlah lubang menggunakan kayu yang sudah diruncingkan /
ponjo kedalam bedeng yang sudah diberi lubang pada plastik mulsanya
Masukkan pupuk urea ke dalam lubang tersebut, pupuk urea
tersebut berguna sebagai penambah tingkat kesuburan pada tanah
Uji tingkat kesuburan tanah menggunakan soil pH meter untuk
memastikan lahan tersebut layak ditanami tomat
Tutup kembali menggunakan tanah biasa, kemudian diamkan
terlebih dahulu sekitar 3 hari maka lahan siap untuk ditanam
B. Penanaman
Saat penanaman lebih baik gunakan benih tomat yang sudah
berusia 20 hari karena pada usia tersebut bibit tomat sudah bisa dan siap untuk
ditanam pada lahan bedeng. Setelah benih disiapkan, berikut adalah cara menanam
benih tomat tersebut :
Buatlah lubang pada lahan bedeng yang sudah dipersiapkan
cukup menggunakan jari tangan orang dewasa atau apapun alat yang Anda gunakan
untuk membuat lubang
Masukkan atau tanam bibit tomat yang sudah dipersiapkan ke
dalam lubang dan urug bibit tanaman tomat dengan sedikit tanah agar bibit tomat
bisa berdiri dengan tegak
C. Perawatan
Setelah penanaman, proses yang paling membutuhkan perhatian
adalah proses perawatan tanaman. Berikut adalah proses perawatan tanaman tomat
yang harus Anda perhatikan :
Berikan tiang penyangga atau bisa juga disebut lanjaran pada
saat tanaman berumur 15 hari, berikan tiang penyangga tersebut disetiap samping
tanaman tomat
Berikan tali dan kaitkan di antara tiang penyangga dengan
tomat dan tiang penyangga lainnya dengan cara berbanjar memanjang menurut
bedeng, pemberian tali tersebut dilakukan lima hari sekali secara berurutan
hingga mencapai tali 8 tingkat sampai 11 tingkat pada setiap tiang penyangga
Lakukan penyemprotan pada 3 hari selanjutnya menggunakan
campuran obat untuk anti hama dan dilakukan secara 3 hari sekali terus menerus
Saat tanaman berusia 35 hari maka tomat kecil akan mulai
bertumbuh dan sebaiknya harus disemprot dengan campuran obat anti jamur dan
juga obat anti ulat, Anda juga dapat menambahkan obat penyubur buah agar buah
menjadi lebat. Lakukan penyemprotan selama 1 minggu secara berkala
Saat buah tomat berusia 2 bulan dan ukurannya cukup besar
maka tomat sudah siap dipane

Tidak ada komentar:
Posting Komentar